Hai, Teman
Masih ingatkah kisah ini, kisah dimana kita belum saling sapa apalagi bertukar cerita hingga akhirnya menjelma layaknya saudara? Bukan kebetulan, kita memang sudah ditakdirkan menjadi satu kesatuan. Tidak perlu repot-repot menyembuyikan sesuatu karena aku sudah hapal betul mimik wajahmu. Suaramu saja seperti telah melekat di telingaku. Terasa setiap saat kamu ada di sampingku. Sekarang resapi lebih dalam, hampir seluruh kisah hidupku kamu tau bukan? Bagaimana tidak, setiap hari kita berbagi kisah tidak peduli langsung bertatap ataupun melalui chatan. Kita memang selucu itu, tidak pernah kehabisan bahan bahkan sesuatu tidak masuk akal saja kita bicarakan. Lalu... tiba-tiba aku dibuat sadar sebentar lagi hadirmu akan ditarik menghilang. Jarak sedang menanti kita di pelabuhan. Siap meramu untuk menciptakan canggung yang mendalam. Maka yakinkan diri sendiri tanpa harus membuat janji. Tanamkan saja dalam hati masing-masing bahwa perpi...