Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Kesalahan Arti

Untuk hari-hari yang tak lagi sama. Pada persandingan yang terpisah kaca. Perpisahan, sebagai pembatas antara kita. Hatiku dijatuhkan pada orang yang tidak pernah terpikirkan. Detak jantung yang tak beraturan, obrolan sampai malam, hingga tidak sadar tujuan hidup menjadi ternomer dua kan. Mulai saat itu hari-hariku terlibat pada pertengkaran, untuk selanjutnya baikan. Obrolan kita terlalu seru untuk sekedar kutinggalkan. Namamu disebut seseorang aku yang malah gemetaran. Bayanganmu saja baru terlihat di kejauhan aku mulai gelisah tak karuan. Dimulai saat remaja, perasaan membuncah itu tercipta. Melibatkan dua orang untuk saling menjaga. Seperti waktu itu, katamu, aku adalah segalanya. Kamu menomer satukanku di atas siapa saja. Lambat laun arti diriku hilang tanpa perantara. Keindahan hubungan kita ditarik menghilang saat itu juga. Tanpa kejelasan apa-apa, dinding pembatas antara kita tercipta. Kukira kamu benar-benar tulus apa adanya. Di saat aku terlanjur berja...