Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Pengkhianatan

Perkenalkan aku manusia yang mudah bosan. Lalu kamu datang dengan senyum ramah penuh kehangatan. Semenjak ada kamu hari-hariku tidak lagi terasa jemu. Malam hari kita habiskan dengan harapan besok bisa bertemu. Pembicaraan kita selalu saja terselip perihal rindu. Sejauh itu nyaman adalah tali penyatu. Lambat laun aku sadar ini bukan sekedar keterikatan, ini lebih dari sekedar nyaman. Kesadaran atas perasaan membuatku berani menyatakan apa yang selama ini mengganjal hati juga pikiran. "Aku mencintaimu" kucoba untuk menjelaskan. Tanpa disangka ternyata kamu sudah lama menantikan kalimat sedehana yang rumit diutarakan. Iya, sesingkat itu aku dan kamu menjadi satu. Kamu tau, saat itu adalah momen aku merasa sangat bahagia. Kita bukan lagi teman biasa. Sekarang, kita terikat oleh hubungan di mana aku bisa menyebut kamu adalah milikku. "Aku rindu," katamu. Lalu aku mencoba menenangkan. Besoknya kita bertemu sesuai perjanjian. Semenyenangkan itu hubungan ...